Renungan Pagi (Senin, 13 April 2026)
1 Korintus 3:16.
“ Tidak tahukah kamu, bahwa kamu Adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?
Ilustrasi, Seorang ayah membangun sebuah rumah, dia telah menghitung setiap biaya yang diperlukan didalam Pembangunan rumah tersebuat, dia membuat anggaran dan target bahwa rumah tersebut haruslah menjadi rumah yang memiliki pondasi yang kuat dan kokoh untuk ditempati. Ayah tersebut memerlukan pasir, memerlukan batu, memerlukan semen dan juga kayu didalam pembagunan rumah tersebut. Setelah rumah itu sudah jadi, ayah tersebut kemudian memasang listrik dan mengisi dengan perabotan/ atau barang2 rumah tangga, supaya rumah tersebut terisi dan tidak kelihatan kosong dan terang dan nyaman untuk ditempati.
Tubuh kita Adalah gambaran rumah yang dibangun tadi, Dimana diperlukan pondasi yang kuat dan kokoh didalam tubuh kita, diperlukan jiwa yang sehat dan tidak bercacat. Tidak melakukan yang tidak di inginkan Tuhan. Tubuh kita di ibaratkan bangunan gereja, dimana bait Allah berdiam didalamnya. dan kita adalah bait Allah dan tempat bait Allah berada dan tempat Allah bekerja untu menyatakan kuasanya.
Ada 4 yang bisa kita lihat dalam ayat ini renungan kita pagi ini.
- Bait Allah seperti kumpulan orang-orang percaya dan percaya kepada Kristus.
- Bait Allah adalah tempat kediaman Allah, didalam surat Korintus dimana dikatakan kehadiran Allah ditengah-tengah umatNya diungkapkan dalam kehadiran Roh Nya.
- Bait Allah harus di pelihara karena bait Allah itu digambarkan seperti bangunan yang tidak boleh dihancurkan tetapi harus dijaga dan dipelihara kekudusannya.
- Bait Allah itu kudus dan milik Allah karena Allah berdiam didalamnya.
Rasul Paulus menegaskan dalam ayat ini bahwa setiap orang percaya, adalah tempat kediaman Allah yang kudus, karena Roh kudus telah tinggal didalam hati kita. Oleh karena itu kita kita harus biasakan hidup dalam kekudusan dan jangan merusak bait Allah dalam hidup kita. Menjaga dan memelihara bukan merusaknya seperti Narkoba, minuman keras, Judi online, merokok akut, perselingkuhan, perzinahan, kebohongan, perbuatan berhala dll. Seperti tema minggu kita seperti bayi yang baru lahir dan topik minggu yaitu hidup didalam tingkah laku yang kudus dan sinilah kita dipanggil untuk menjadi orang baru yang menjaga tubuh dan hati kita supaya suci dihadapannya. Seperti sepenggal lagu Senada mengatakan Jagalah hati Jangan kau kotori, Jagalah hati lentera hidup ini, jagalah hati jangan kau nodai jagalah hati cahaya Ilahi. Dan melalui renungan pagi ini mengajak kita untuk mengerti panggilan Tuhan atas hidup kita untuk menyucikan diri, menguduskan hati dan jiwa dari perbuatan yang tidak di inginkaNya. Oleh karena itu biarlah Roh kudus mengajari kita untuk hidup kudus, suci dihadapannya. Amen.
Oleh “Bvr. Yoanna Simanjuntak”

